Metafora dan Hiperbola

Ogos

Ogos.

Kau ialah sekadar Ogos.

Rindu yang entah bagaimana menyirami hati engkau. Layaknya,rasa itu sudah tiada nilai dan engkau semakin suka melihat dia senyum girang seperti anak kecil yang mendapat lolipop manisnya. Mungkin saja andai kau tidak hadir, senyum girang dia tidak akan terhenti. Mungkin sahaja jika engkau tidak hadir,engkau tidak akan melihat ukiran ketip huruf yang begitu membasahkan hati engkau. Mungkin sahaja dia lebih asyik dalam kerinduannya dan akhirnya, engkau terpaksa biasa-biasa sahaja,belajar untuk menelan sesuatu yang engkau tidak begitu sanggup.

Akhirnya, Ogos hanyalah Ogos. Tiada apa-apa. Hanya tanda titik koma yang semakin layu basi.

Advertisements
Standard

Speak your mind here! :]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s